Liliana menghela napas panjang melihat suaminya yang mendadak merajuk seperti anak kecil. Ia bergeser, mendekati Gerald yang duduk di kursi samping ranjang Starla, lalu melingkarkan lengannya di leher pria itu dari belakang, berbisik lembut tepat di telinganya. "Suamiku yang tampan, dengar ya... Di hatiku saat ini, dari ujung kepala sampai ujung kaki, cuma ada namamu. Kak Dexter itu masa lalu yang bahkan tidak pernah dimulai. Sekarang aku sedang mengandung anak kedua kita, apa itu belum cukup membuktikan kalau aku cuma milikmu?" Mendengar kalimat manis itu, Gerald diam-diam tersenyum. Ia lalu berbalik, menangkap pinggang Liliana dan menarik wanita itu ke dalam pangkuannya secara perlahan. "Aku hanya tidak suka berbagi perhatianmu dengan pria lain, Sayang. Bahkan untuk sedetik pun," gumam Gerald rendah, mengecup kening istrinya lama, menyalurkan rasa kepemilikan yang mendalam. Liliana tersenyum, menyandarkan kepalanya di dada bidang Gerald, mendengarkan detak jantung pria itu yang
اقرأ المزيد