Sekembalinya Eyman, ia langsung menghampiri Humey dan mengajaknya bergegas."Ayo, Humey. Kita tidak punya banyak waktu. Mobil sudah menunggu di depan," ucapnya dengan nada tegas namun terburu-buru.Humey hanya mengangguk patuh, meski jemarinya gemetar saat merapikan kerudungnya.Sepanjang perjalanan menuju bandara, suasana di dalam mobil terasa begitu menyesakkan.Eyman sesekali melirik ke arah Humey. Ada gurat kecemasan yang jelas terpancar di wajah pria itu, sesuatu yang tidak biasanya ia tunjukkan.Humey menyadari tatapan itu, namun ia memilih membuang muka ke arah jendela, membiarkan pemandangan kota yang buram tersapu air mata yang tertahan.Setelah mereka sampai di terminal keberangkatan, Eyman akhirnya memberanikan diri.Ia mencekal lengan Humey lembut, meminta wanita itu berhenti sejenak sebelum memasuki area check-in.“Ada apa, Humey? Apa yang sebenarnya membuatmu begitu gelisah sejak tadi?” tanya Eyman, matanya menatap tajam mencari jawaban.“Tenang saja, semuanya sudah kupa
最終更新日 : 2026-07-05 続きを読む