Empat belas hari adalah waktu yang panjang bagi sebuah detak jantung yang senantiasa berpacu dalam cemas.Bagi Humey, waktu tersebut bukan dihitung berdasarkan jam atau hari, melainkan berdasarkan tetesan cairan infus, deru napas Eyman yang berangsur stabil, dan gurat kelelahan yang semakin dalam di wajah Abah.Selama dua minggu penuh, Humey nyaris tidak meninggalkan sisi ranjang Eyman.Ia tidur dengan posisi meringkuk di sofa sempit, bangun setiap kali Eyman membutuhkan sesuatu, dan menyeka pemuda itu dengan kasih sayang yang tak pernah luntur.Ketika akhirnya dokter memberikan lampu hijau bagi Eyman untuk pulang, ada kelegaan yang menyesakkan dada Humey.Mereka kembali ke pesantren, sebuah tempat yang selama ini menjadi rumah bagi jiwa mereka yang lelah.Namun, kepulangan itu tidak membawa kedamaian yang diharapkan. Suasana pesantren yang biasanya hangat justru terasa asing, seolah udara di sana telah berubah menjadi lebih dingin setelah badai yang mereka lalui.Sore itu, di ruang t
最終更新日 : 2026-07-11 続きを読む