Salsa berlari turun ke lantai bawah, iya langsung menuju pintu keluar bertemu dengan kerumunan besar orang. Di tengah kerumunan, Ilham masih berdiri membawa buket bunga besar. Salsa menghentikan langkahnya, namun ia sama sekali tidak mengubah ekspresinya. "Salsa, Aku mencintaimu, maukah kamu jadi kekasihku." Ulang Ilham sekali lagi untuk pernyataan cintanya pada Salsa. Sejujurnya, ini bukan kali pertama Salsa mendapatkan pengakuan cinta. Sudah ada banyak surat cinta di mejanya terakhir kali, Salsa mengumpulkannya namun sama sekali tidak memperdulikannya. Ia hanya meletakkannya di sebuah kotak, lalu mengabaikannya. Namun Ilham berbeda, pernyataan cintanya terlalu tulus, keramaiannya terlalu menyebar luas. Karena status Ilham ada di sana, Dia adalah seorang ketua badan Eksekutif Mahasiswa, gerak-geriknya dipantau oleh seluruh kampus. Bahkan termasuk dosen-dosen mereka.Salsa membuka mulutnya, hampir semua orang jelas sudah menantikan jawabannya. Mereka berpikir, menduga, dan mengira h
Leer más