Ruang makan keluarga, Akas duduk di kursi utama. Sementara di sisi kanan nya adalah Nyonya Diana, sebagai ibunya. Kemudian, ada Isla di sebelah kirinya selaku istri sah nya. Para koki datang berbaris, menyajikan makanan kaya jenis dari berbagai macam negara.Ada yang dari barat, ada yang berasal dari timur, makanan pedas, vegetarian dan daging. Semuanya tersedia di atas meja makan panjang tersebut. Sejujurnya jika itu di lain hari, Akas akan makan dengan nafsu makan yang baik. Namun memikirkan Salsa nya di rumah belum makan malam membuatnya merasa terganggu.Ia mengambil handphone nya dari saku jas nya. Kemudian mengirim pesan pada Salsa, bertanya apakah dia sudah makan. Jawaban yang diterima cukup cepat, hanya sebuah kata sederhana yang menunjukkan bahwa Salsa sudah makan. Tanpa bertanya balik, seperti hanya sekedar menjawab seadanya."Akas, hentikan pekerjaanmu! Perusahaan juga tidak akan bangkrut tanpamu. Tidak bisakah kamu meletakkan handphone mu dan makan lebih dulu?" Celetuk Dia
Read more