Liana merasa senang akhirnya bisa bertemu dengan gadis yang selama ini hanya diketahui namanya, dari cerita teman dekatnya, dan juga dari Tiko. Bagi dirinya, Salsa termasuk gadis cantik walaupun berpenampilan dan berdandan sederhana, jauh dari kata mewah dan glamour. Inilah saatnya dia mengorek isi hati Salsa yang sebenarnya pada Tiko, pikir Liana.“Apakah Tiko tadi yang memberitahu kalau dia bersama dengan aku?” tanya Salsa heran, karena Liana mengenali namanya.“Iya, betul, Tiko yang bilang kalau kamu itu kawannya,” jelas Liana. “Kalau boleh tau, kamu teman satu kantor atau teman apa? Karena selama ini dia tidak pernah cerita tentang kamu,” tambah Liana memulai investigasi untuk mengenal lebih jauh tentang Salsa. “Aku juga lupa kapan pertama kali kenal Tiko, sudah bertahun-tahun lamanya kami bersahabat, jadi aku tidak pernah mengingatnya. Bukankah seperti itu sebuah persahabatan, tidak perlu mengira dan menghitung-hitung, semua mengalir begitu saja,” jelas Salsa terdengar tulus da
Read more