Jarum jam menunjukkan pukul 17.00 saat semburat jingga mulai menghiasi langit taman kota. Adrian menggenggam erat jemari Yasmin, membimbingnya menyusuri jalanan setapak yang dikelilingi rimbunnya pohon mahoni sebelum mereka memutuskan untuk pulang. Namun, kehangatan momen itu pecah seketika ketika seorang anak laki-laki kecil, yang berlari tanpa arah, menabrak Yasmin dengan cukup keras hingga keduanya sama-sama tersungkur di atas rumput.Adrian menegang. Tatapannya mendadak sedingin es, bukan kepada Yasmin, melainkan kepada anak kecil yang dianggapnya telah mengganggu kenyamanan istrinya. Ia segera berjongkok, mengabaikan anak itu, dan hanya fokus memeriksa kondisi Yasmin."Kamu tidak apa-apa?" tanya Adrian cemas.Namun, Yasmin justru mengabaikan kekhawatiran suaminya. Tatapannya tertuju sepenuhnya pada anak kecil yang kini terduduk diam di hadapannya. Yasmin bertanya dengan nada selembut sutra, menanyakan apakah ada bagian tubuhnya yang sakit. Anehnya, anak itu tidak merespons dengan
Last Updated : 2026-02-26 Read more