Pria itu melangkah menuju mobilnya untuk mengambil sekotak tisu, lalu kembali ke teras dan memberikannya pada Zareen tanpa mengeluarkan satu patah kata pun. Ia memilih diam, membiarkan Zareen meluapkan emosinya terlebih dahulu."Mas Davin, bisa pulang. Aku nggak apa-apa," kata Zareen setelah agak tenang."Nanti," jawab Davin singkat. Dia tidak tega meninggalkan gadis itu. Suasana rumahnya benar-benar sedang kusut. Tanpa Zareen cerita, Davin sudah tahu apa yang terjadi. Ia mendengar semua percakapan di dalam tadi.Sementara di ruang tamu, Pak Aaron diam sendirian. Dia benar-benar kacau. Setelah terbongkarnya rahasia tentang obat perangsang itu, dipikir rahasianya akan aman. Dia sudah berusaha membersihkan nama baiknya Arsel yang sudah ia coreng dengan cerita palsu, dengan harapan pria muda itu tak membongkar rahasianya.Ya, Arsel tampaknya tidak peduli akan hal itu. Urusan dan rahasianya tak penting buat laki-laki seperti Arsel. Namun yang membongkar aibnya adalah istri sirinya sendiri
Read More