Mereka akhirnya duduk di ruang jamuan tamu khusus di lantai eksekutif Witavest Group. Cahaya sore menyusup lembut melalui tirai sutra tipis, mewarnai ruangan dengan nuansa keemasan yang hangat sekaligus tegang. Meja kayu jati mengkilap, di atasnya tersaji hidangan sederhana—roti panggang hangat berlapis mentega, kue-kue kecil, dan teh melati yang mengepulkan aroma khas.“Perkenalkan,” ujar Rajendra sambil menoleh kepada wanita di hadapannya. “Ini Karuna Respadi Atmaja, istri saya.”Lalu ia menoleh kepada Karuna. “Karuna, ini Serena Eleanor Ayodhya.”Serena tersenyum, tampak lebih tenang meski sorot matanya tak terbaca, “akhirnya kita bertemu juga.”Tatapannya beralih kepada Karuna, mengamatinya lambat, kali ini rautnya lebih ramah. “Senang akhirnya bisa bertemu langsung, Bu Karuna,” katanya lembut.Serena duduk lebih dulu dengan anggun; ada sesuatu dari caranya duduk, mengangkat cangkir teh, bahkan sekadar mengulas senyum, yang membuat siapa pun percaya bahwa wanita itu terbiasa dengan
閱讀更多