Hari Senin pagi itu, udara Bandung masih sejuk dan berkabut tipis saat mobil mereka berhenti di depan sebuah hunian dengan pagar tinggi berwarna hitam pekat elegan. Bagunannya bergaya interior Belanda yang didominasi cat putih gading dan sebuah taman asri di depannya. Atap genteng merahnya sedikit tertutup tanaman merambat, memberi kesan hangat sekaligus anggun.Ini adalah rumah kedua Karuna di Bandung. Berbeda dengan rumah masa kecil mereka yang bertetangga–tetapi ini adalah rumah yang sama, yang Rajendra kunjungi semasa akhir kuliahnya. Karuna menekan bel di samping gerbang. Tak lama kemudian, terdengar langkah cepat dari dalam. Ratna–pembantu yang sudah mengenal Karuna sejak kecil–muncul dengan wajah yang cerah.“Aduh, Non Karuna!” seru Ratna melepas senang, buru-buru membuka gerbang. “Bibi kangen banget, Non!”Karuna tersenyum lebar dan langsung memeluk Ratna erat. “Iya, Bi. Maaf ya, baru sempat pulang. Bibi sehat?”“Alhamdulillah sehat, Non. Eh, Den Rajendra juga ikut?” Ratna mel
Last Updated : 2026-05-20 Read more