Bella melangkah masuk ke dalam rumah mungil yang kini menjadi tempat peraduan barunya. Begitu pintu kayu di depannya tertutup, ia mengembuskan napas panjang, mencoba mengusir rasa haru yang masih tertinggal akibat segelas jus jeruk di kafe tadi.Ia menyapukan pandangan ke sekeliling ruangan. Rumah ini memang sederhana, mungil, dan minimalis dengan dominasi unsur kayu yang hangat.Namun, semakin lama Bella tinggal di sini, semakin banyak hal yang membuatnya terheran-heran. Juna bilang rumah ini hanya rumah sewaan biasa di pesisir, tapi kenyataannya, tempat ini lebih mirip rumah masa depan yang disamarkan.Bella mendekati pintu depan dan menyentuh gagang pintunya. Pintu dengan kunci otomatis itu mengunci sendiri dengan bunyi klik yang halus, hanya dengan sekali sentuh."Juna bilang dia menyewa rumah murah, tapi mana ada rumah nelayan yang lampunya menyala otomatis saat aku melangkah masuk?" gumam Bella pelan.Ia berjalan ke arah dapur. Di sana, berjajar peralatan yang bahkan jarang ia t
最後更新 : 2026-05-02 閱讀更多