Juna membelah permukaan air yang tenang dengan gerakan yang efisien dan kuat. Ia menyelam ke dasar, berenang melintasi danau kecil itu dua kali putaran tanpa jeda, hanya sesekali muncul ke permukaan untuk meraup udara sebelum kembali hilang di balik riak air.Bagi Juna, danau ini adalah ruang pribadinya; tempat ia menempa tubuhnya agar tetap atletis dan bertenaga, jauh dari kebisingan kota yang ia tinggalkan.Ia kembali mengambil napas dalam, lalu memaksakan diri menyelam lebih dalam. Targetnya kali ini adalah melintasi lebar danau sebanyak tiga kali dalam satu tarikan napas. Namun, di tengah lintasan terakhir, paru-parunya mulai memprotes. Juna akhirnya menyerah dan menyentak tubuhnya ke atas.Saat kepalanya memecah permukaan tepat di tengah danau, ia mengibaskan rambutnya yang basah kuyup, membiarkan butiran air terkibas dari matanya. Namun, saat penglihatannya kembali jernih, sosok yang berdiri di kejauhan membuatnya meragukan matanya sendiri.Di sana, di tepian danau yang sunyi, B
最後更新 : 2026-04-25 閱讀更多