Angelica memejamkan mata, Andrew mengusap kepala Angelica dengan lembut. "Jangan memaksakan diri. Jika lelah kamu harus istirahat," kata Andrew."Hm," gumam Angelica. Masih dengan mata terpejam."Jangan menahan diri. Mengeluhlah kalau kamu merasa tidak nyaman," kata Andrew."Hm," gumam Angelica tersenyum. Jangan menyakiti diri sendiri. Kamu bisa berbagi semua hal dengan Papa, Bibimu, Felix, atau Ervan. Kamu mengerti?" kata Andrew."Ok," jawab Angelica."Tiga bulan lagi ulang tahunmu. Ingin hadiah apa?" tanya Andreaw."Lagi nggak pengen apa-apa. Cuma pengen Nathan pulih," jawab Angelica.Andrew kembali mengelus kepala Angelica. Dia merasakan apa yang dirasakan putrinya saat itu."Apapun keadaannya, apapun yang terjadi, kita tidak boleh menyerah. Papa yakin Nathan akan segera pulih," kata Andrew menyemangati Angelica.Angelica mengangkat kepala dan menatap Papanya, "Kalau sebelumnya ada Nathan yang menghibur dan menyemangatiku, sekarang ada Papa. Makasih, Pa ..." ucapnya dengan mata
Last Updated : 2026-05-12 Read more