Hari berganti hari, waktu begitu cepat berlalu. Tanpa terasa sudah tiga bulan Nathan terbaring koma. Dengan sabar Angelica merawat Nathan. Dia masih mengharapkan adanya keajaiban, dan tidak menyerah akan takdir.Angelica menutup buku yang sudah selesai dia baca, lalu meletakkan buku di atas nakas samping tempat Nathan berbaring."Bagaimana? Apa ceritanya seru? Besok Mama carikan buku lain yang ceritanya nggak kalah seru," kata Angelica tersenyum. Diusapnya lembut wajah tampan Nathan."Nathan ... Apapun yang terjadi, Mama nggak akan menyerah denganmu. Selama kamu masih bernapas, meskipun harus mencari dokter terbaik dunia, Mama akan lakukan. Mama menyayangimu," kata Angelica.Dipegangnya, lalu digenggamnya erat tangan Nathan."Mama percaya kamu akan sembuh. Mama akan menunggumu bangun," kata Angelica lagi.Diciumnya punggung tangan Nathan dengan lembut, lalu ditempelkan ke wajahnya.Pintu ruangan terbuka, Erika datang membawa sarapan untuk Angelica."Selamat pagi, Nona. Selamat pagi,
Last Updated : 2026-04-27 Read more