Panggilan sang istri membuat Pak Yusuf langsung menatap Nurul. Sang putri tampak tak terkejut, hanya resah. Pak Yusuf pun sudah bisa menduga apa penyebabnya. "Assalamualaikum, Bu." Elang menyapa sopan. Di tangannya ada dua kotak buah dan satu paper bag besar.Bu Nafisah tampak canggung namun tetap menjawab."Waalaikumsalam. Silakan masuk, Pak," ujar Bu Nafisah akhirnya walau masih kikuk."Terima kasih, Bu." Elang menyerahkan buah tangan yang dibawanya. "Ini saya membawa sedikit makanan."Bu Nafisah menerimanya sekilas lalu meletakkannya di meja tanpa banyak komentar.Elang lalu melangkah masuk dengan sopan. Saat tatapannya bertemu dengan Nurul, Elang tersenyum menenangkan. Seolah-olah ingin mengatakan bahwa semuanya akan baik-baik saja. "Selamat malam, Pak." Elang menyapa Pak Yusuf dan langsung duduk di hadapannya. "Malam," jawab Pak Yusuf datar. Suasana langsung hening dan canggung. Elang sendiri menarik napas panjang beberapa kali seperti sedang mengumpulkan keberanian. Sampai a
閱讀更多