"Ayah, Bunda duduk sama aku di belakang, ya?" Kata Leander ketika Gavriel sampai di dekatnya.Gavriel menganggukkan kepalanya. Melihat Leander yang sudah bersorak kegirangan, Gavriel hanya bisa tersenyum tapi lirikan matanya tetap mengarah ke Gadis yang menjadi diam kembali. Gavriel tak akan bertanya pada Gadis jika bukan Gadis sendiri yang menceritakannya kepadanya. Kini saat mereka memasuki mobilpun hanya celotehan Leander yang terdengar. Baik dirinya maupun Gadis sama-sama diam. Mereka hanya akan membuka mulut ketika Leander bertanya saja.Setelah lima belas menit perjalanan, suara Leander tak terdengar lagi. Gavriel mencoba mengintip dari kaca spion tengah dan tampak Gadis yang melihat ke arah luar jendela, sedangkan Leander tertidur dengan posisi kepalanya berada di pangkuan Gadis. Melihat Leander sudah tertidur, Gavriel
Read more