Hingga beberapa saat kemudian, gelombang kejut itu perlahan mereda.Debu yang sempat menutupi seluruh arena juga mulai turun sedikit demi sedikit.Suasana yang sebelumnya kacau kini berubah menjadi sunyi.Semua mata tertuju ke tengah arena.Dan saat pandangan itu kembali jelas, semua orang terdiam dan membeku.Beberapa orang bahkan refleks menutup mulut mereka.Di satu sisi, Chen Zeng terlempar jauh hingga menabrak dinding perisai.Tubuhnya terbenam setengah ke dalam retakan dinding energi.Jubahnya robek di banyak tempat.Darah mengalir dari dahi, di sudut bibir dan dari lengannya yang bergetar.Napasnya juga terasa berat dan dadanya naik turun dengan kasar.Sedangkan di sisi lain, Lin Chen masih berdiri tegak dengan pedang kembarnya.Walaupun dia juga terdorong lebih dari 10 langkah ke belakang, tapi kondisinya jauh lebih baik dari Chen Zeng.Hanya sedikit darah yan
Last Updated : 2026-04-13 Read more