Home / Pendekar / Murid 3 Dewa / Bab 70. Permainan Dimulai

Share

Bab 70. Permainan Dimulai

Author: Klan Qing
last update Petsa ng paglalathala: 2026-04-15 21:48:16
Setelah mengumpulkan para Jenderalnya, Lin Chen membagi pasukan mereka.

Tapi sebelum itu, dia menjelaskan akan membuat Formasi Kekacauan Ruang.

Di mana Formasi ini mengacaukan ruang dan Energi Qi. sehingga musuh tidak bisa terbang kecuali dengan kapal.

"Formasi Kekacauan Ruang?"

Para Jenderal terkejut mendengarnya.

Mereka belum pernah mendengar ada Formasi seperti itu.

Namun Lin Chen tidak menjelaskan lebih jauh.

Dia bergerak dan menanam bendera Formasi di sekitar Lembah.

Selain
Patuloy na basahin ang aklat na ito nang libre
I-scan ang code upang i-download ang App
Locked Chapter
Mga Comments (1)
goodnovel comment avatar
Sabam Silalahi
sangat seru
Tignan lahat ng Komento

Pinakabagong kabanata

  • Murid 3 Dewa   Bab 188. Di Wilayah Konflik

    "Berhenti." Saat Lin Chen tiba di depan Gerbang, 2 prajurit langsung menahan jalannya. "Keluarkan identitas mu." Ucap salah satu dengan menatap tajam. Lin Chen hanya mengangguk dan mengeluarkan Lencana Murid Luar Istana Dewa. Begitu melihat Lencana itu, ekspresi kedua prajurit langsung berubah. Mata mereka membelalak dan tubuh mereka sedikit gemetar. "Istana Dewa?" Salah satu prajurit menelan ludah. Kemudian mereka buru-buru menangkupkan tangan dengan hormat. "Maaf karena tidak mengenali Senior." "Silakan masuk." Sikap mereka berubah sangat cepat. Bahkan para Kultivator di belakang ikut

  • Murid 3 Dewa   Bab 187. Misi Pembuktian Diri

    Saat keluar rumah dan berada di jalan, beberapa Murid langsung melirik ke arahnya. Namun Lin Chen tidak mempedulikan mereka. Dia berjalan santai ke Menara Hitam besar di tengah-tengah Halaman Murid Luar itu. Menurut penjelasan Tetua Xiao sebelumnya, tempat itu adalah Aula Misi. Semua Murid Luar bisa mengambil Misi dari sana. Tidak lama kemudian, Lin Chen akhirnya tiba dan menatap bangunan itu sejenak. Bangunan itu sangat besar dan dipenuhi Murid. Banyak suara diskusi terdengar di mana-mana. "Aku dengar Misi perang itu naik lagi hadiahnya." "Tapi terlalu berbahaya." "Bahkan Senior Gu hampir mati." "Bukankah ada desas-desus tentang campur tangan Iblis Darah?" Sat mendekat, dia mendengar percakapan para Murid yang lain.

  • Murid 3 Dewa   Bab 186. Ekperimen Lin Chen

    Di Dunia Jiwa. Whush... Lin Chen muncul di depan Kebun Buah Buah Abadi. Hari ini dia berencana membuat sesuatu yang belum pernah ada. Yaitu membuat Arak dengan menggunakan Buah Buah Abadi, Herbal langka, Air Surgawi, Cairan Dewa dan Cairan Emas. Pemuda ini ingin bereksperimen dengan Buah Buah Abadi dan harta langka itu. Tidak membuang waktu, dia memetik Buah Buah Abadi dengan jumlah yang sangat banyak. Kemudian memetik herbal di kebun sebelah dan pergi ke ruang kultivasi. Setibanya di ruang kultivasi, pemuda itu mengeluarkan tungku hitam besar dari cincin penyimpanannya. Kemudian Api langsung menyala di bawah tungku dan suhu ruangan meningkat dengan cepat. Lin Chen lalu mulai memasukkan bahan-bahan yang sudah dipersiapkannya. Ribuan Buah Buah Abadi masuk ke dalam tungku satu demi satu. Kemudian lebih dari

  • Murid 3 Dewa   Bab 185. Aturan Istana Dewa

    Whush...Angin kencang berputar di langit saat Tetua Xiao membawa Lin Chen meninggalkan Sekte Pedang Kembar.Kecepatan kapal yang digunakan juga sangat tinggi.Sehingga gunung-gunung di bawah hanya terlihat seperti bayangan.Bahkan awan terbelah dan terpisah di saat mereka melintas.Perjalanan menuju Istana Dewa ternyata sangat jauh.Bahkan dengan kecepatan Tetua Xiao, mereka tetap membutuhkan waktu 3 hari.Karena ingin tahu aturan di Istana Dewa, Lin Chen menatap Tetua Xiao dan membuka suara."Tetua, Apakah ada aturan khusus di Istana Dewa?"Tanyanya tenang."Tentu saja."Tetua Xiao mengangguk dan menatap ke depan.Kemudian pria paruh baya itu mulai menjelaskan aturan Istana Dewa.Di mana Istana Dewa memiliki banyak aturan kecil, namun inti utamanya hanya satu.Sesama Murid tidak boleh saling membunuh.Jika ada Murid yang membunuh Murid lain selain

  • Murid 3 Dewa   Bab 184. Direkrut Istana Dewa

    Suasana di Aula Utama langsung heboh setelah kata-kata Tetua Xiao terdengar. Bahkan para Tetua Utama Sekte Pedang Kembar sampai menahan nafas. Istana Dewa? Nama itu terlalu besar. Di Benua Teratai Biru, tidak ada Kultivator yang tidak mengenal kekuatan itu. Mereka adalah salah satu Penguasa yang berdiri di puncak kejayaan. Setiap Murid Istana Dewa memiliki status tinggi dan dihormati ke mana pun mereka pergi. Namun di tengah suasana penuh keterkejutan itu, Lin Chen justru terlihat tenang. Bahkan pemuda itu tidak langsung menjawabnya. Dia menangkupkan tangan dan bertanya dengan tenang. "Tetua, Sebelum aku menjawabnya, Aku ingin tahu keuntungan apa yang aku dapatkan jika menjadi Murid Istana Dewa?" Tanyanya tenang. Begitu pertanyaan itu keluar, Tetua Xiao sedikit terkejut. Dia terkejut karana

  • Murid 3 Dewa   Bab 183. Kembali Ke Sekte

    Whush... Whush... Simbol-simbol itu kemudian menyebar ke seluruh penjuru Alam Teratai. "Formasi Pengumpul Qi Surga. Aktifkan!" Whush... Formasi raksasa langsung terbentuk dan ruang hampa di luar Alam Teratai bergetar liar. Kemudian sesuatu yang mengerikan pun terjadi di sana. Energi Qi dari luar Alam mulai ditarik masuk dengan kecepatan tinggi kedalam Alam Teratai. Gelombang Energi Qi raksasa mengalir seperti badai yang tidak bisa dibendung. Ruang di sekitar Alam Teratai pun berubah menjadi pusaran energi. Hanya dalam waktu yang singkat, seluruh Alam Teratai langsung dipenuhi kabut spiritual. Pohon-pohon mulai bersinar, sungai-sungai berubah jernih seperti kristal, Bunga Roh bermekaran di mana-mana, dan bahkan tanah tandus mulai dipenuhi kehidupan. "Energi Qi... Ketebalan Energi Qi nya meningkat!" Para Kul

Higit pang Kabanata
Galugarin at basahin ang magagandang nobela
Libreng basahin ang magagandang nobela sa GoodNovel app. I-download ang mga librong gusto mo at basahin kahit saan at anumang oras.
Libreng basahin ang mga aklat sa app
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status