“Yang Mulia, bagaimana dengan pelayan yang telah menyebarkan informasi kebohongan ini? “ Tanya Kasim Yu pada Kaisar Ning. “Berikan dia hukuman delapan puluh kali cambukan. “ Jawab Kaisar Ning. “Yang Mulia! Tolong berikan belas kasihan, Yang Mulia! Hamba pasti akan mati setelah hukuman ini! “ Mohon pelayan itu dengan ketakutan. “Ayahanda, pelayan ini juga tidak berdaya. Dia hanya terperdaya sesaat, bukan bermaksud jahat yang sesungguhnya. Belum lagi putranya masih sakit, tolong Ayahanda menunjukkan belas kasihan. “ Mohon Ning Xueqin secara tidak terduga. Semua orang terkejut kala mendengarkan bahwa Ning Xueqin memohon demi pelayan yang telah menuduhnya. Ning Xueqin memang tidak ingin pelayan ini mati, meski sudah merugikan nya namun Ning Xueqin tidak ingin ada lebih banyak darah yang tumpah . Sekalian dengan sikapnya ini, maka orang orang akan beranggapan bahwa dia baik hati, polos, dan naif. Kaisar Ning berpikir sejenak dan memahami keinginan Ning Xueqin sehingga segera
Read more