"Kenapa kau sangat Rasis? Padahal kau juga sama-sama rakyat jelata! Jangan lupa daratan, rakyat jelata!" bentak Leon, emosinya akhirnya pecah.Suara itu memecah ketegangan yang sebelumnya tertahan, menggetarkan udara di sekitar mereka. Alianne mengerutkan alisnya, jelas terganggu, namun bukan karena tekanan dari Leon. Lebih karena ia benar-benar tidak memahami arah kemarahan itu. "Dia kenapa, sih?" tanyanya dengan kesal, nadanya terdengar jujur, seolah pertanyaan itu bukan sindiran, melainkan kebingungan yang nyata."Marahi saja, kakak ipar! Jika dia marah, aku akan memukulnya lagi!" ucap Caelum ringan.Nada bicaranya santai, bahkan nyaris bercanda. Namun senyum yang terukir di wajahnya tidak membawa kehangatan. Ada ancaman yang jelas tersembunyi di sana, sesuatu yang siap dilepaskan kapan saja jika situasi memanas sedikit lagi.Namun sebelum situasi benar-benar berubah menjadi kekerasan terbuka, Aldren bergerak.Tubuhnya berbal
Baca selengkapnya