"Tolong, tolong lepasin saya, Pak. Kalau saya di penjara, saya jamin gak akan lama saya bakal mati juga kayak Hendra!"Togar yang digiring ke ruangan interogasi tak henti-hentinya berteriak minta tolong. Bahkan, pria itu terlihat histeris dan ketakutan. Wajahnya pucat pasi, sedangkan tubuhnya terus berusaha melawan meskipun kedua tangannya sudah diamankan oleh petugas.Pria itu takut mati tragis seperti Hendra jika mendekam di balik jeruji besi. Kematian Hendra yang terjadi di dalam sel tahanan membuat nyali Togar benar-benar ciut. Ia tidak ingin mengalami nasib yang sama seperti Hendra. Baginya, penjara bukan tempat untuk mempertanggungjawabkan kesalahan, melainkan tempat yang akan menjadi akhir dari hidupnya."Mati seperti Hendra? Kalau bukan karena kamu, Hendra gak akan mati, bodoh!" bentak petugas polisi.Kepala Togar langsung menggeleng. Deru napasnya memburu, "Enggak, Pak. Bukan saya yang bunuh Hendra, saya cuma disuruh dan dipaksa. Kalau saya gak mau, saya yang bakal dibunuh d
Read more