Lampu merah di atas ruang operasi akhirnya padam setelah berjam-jam lamanya. Beberapa menit kemudian, pintu ruang operasi terbuka yang menampilkan sosok seorang dokter keluar dari dalam. Raka yang sejak tadi duduk tegang di kursi lorong dengan mata merah, rambut berantakan langsung berdiri dan bergegas menghampirinya. "Bagaimana, Dok? Apakah operasi Ibu saya berjalan lancar?" tanya Raka tak sabaran. Dokter itu melepas masker dan tersenyum tipis, "Operasi Ibu anda berjalan lancar." Mendengar itu, napas Raka seketika seperti kembali setelah ditahan berjam-jam. Pertama kalinya sejak pagi ketegangan di wajahnya sedikit menghilang. "Jantung donor merespons dengan baik, Mas. Sekarang pasien hanya perlu melewati masa." "Terima kasih, Dok…" suara Raka serak hampir seperti kehilangan tenaga. "Sama-sama." Tak lama kemudian, ranjang dorong keluar dari ruang operasi. Arumi terlihat pucat dengan berbagai alat medis terpasang, napasnya dibantu oksigen, dan matanya masih tertutup karena pe
Read More