“Pertama-tama, lepaskan dekapanmu karena aku butuh udara segar untuk bisa aku hirup dan juga butuh ruang agar tubuhku tidak merasa terlalu panas,” pinta Alona. “Siap Nyonya Collins,” ucap Nathan lalu terpaksa melepaskan pelukannya. “Lalu apa lagi yang kamu butuhkan?” “Tolong ambilkan tas obatku, aku bisa memilih obatku sendiri di sana,” lanjut Alona. Dengan patuh Nathan mengambil tas obat milik istrinya dan juga segelas air yang Alona butuhkan untuk meminum obat. “Tidurlah! Aku akan menemanimu di sini dan tidak akan meninggalkanmu sedetik pun,” ucap Nathan setelah melihat istrinya meminum obatnya. Malam harinya, Nathan tidak bisa tidur karena panas tubuh Alona yang terus naik. Dia khawatir jika istrinya mengalami dehidrasi akut, yang bisa menyebabkan hilang kesadaran. Dia sudah akan memanggil dokter, tapi Alona melarangnya dan bilang jika dia baik-baik saja. “Seorang pembohong yang payah,” bat
Read more