“Tetap saja itu tidak bisa dibenarkan,” sanggah Jossie. Kevin tersenyum menanggapi perkataan Jossie, lalu memiringkan tubuhnya menghadap istrinya. “Terima kasih telah memaafkanku, aku tidak akan membohongimu lagi,” janji Kevin, mengalihkan pembicaraan mereka. “Ya, sebaiknya kamu tidak melakukannya lagi karena aku tidak akan memaafkanmu untuk yang kedua kalinya,” ancam Jossie sambil mengerucutkan bibir. “Apakah semalam menyakitkan untukmu?” tanya Kevin sambil mengulurkan tangannya mengusap pipi istrinya. “Aku tidak ingin membahasnya,” jawab Jossie dengan wajah memerah malu. Melihat wajah Jossie yang sangat menggemaskan, Kevin menurunkan kepalanya lalu menyapu bibir Jossie dengan bibirnya. Awalnya Jossie sangat terkejut, tapi akhirnya dia menyambut sapuan bibir Kevin dengan membalas gerakan bibir Kevin. “Kevin, ayo kita pulang. Ini sudah mau malam,” ujar Jossie dengan suara parau sambil menjauhka
閱讀更多