Hampir setengah dari penduduk di Kekaisaran Song adalah prajurit yang dibentuk oleh Lian Wei sejak lama. Lian Wei menampilkan smirk pada senyumnya. “Tuan makanan anda sudah datang,” ucap Yelu. “Oh, kau kan…?” ucap Yelu mencoba mengingat siapa pria ini. “Hai, nona manis,” goda Xiao Wen. “Tidak perlu menggodaku, jika kau tidak ingin tercabik-cabik.” “Hahaha nona, anda serius sekali. Sekarang saya juga pemimpin pasukan loh,” ucapnya bangga. “Huh untung tampan.” “Benar, mana ada mantan bandit tampan sepertiku,” bangganya. Benar bandit ini tidak seperti bandit kebanyakan. Mereka terbilang cukup tampan untuk menjadi seorang bandit. Sangat di sayangkan dengan bakat mereka. Beruntung Lian Wei mengambil mereka, jika tidak bakat mereka akan terbuang sia-sia. Keesokan harinya, matahari bahkan belum sepenuhnya muncul ketika halaman kediaman sudah dipenuhi kesibukan. Beberapa kereta telah disiapkan di depan gerbang. Kuda-kuda meringkik pelan, sementara para pengawal memeriksa senja
Magbasa pa