Di tempat lain, ketiga kakaknya sudah dibuat kalang kabut. Karena berita menghilangnya sang adik, hanya berdasarkan sepucuk surat dengan kalimat ‘Jangan mencariku, aku punya tugas lain,’ tanpa ada tanda kemana ia pergi.Li Xiuhuan berlari menyusuri lorong istana dengan wajah pucat. Li Jianying menyusul di belakangnya, sementara Liu Changhai terus mengirimkan para pengawal ke berbagai penjuru untuk mencari keberadaan Lian Wei.“Sudah kalian periksa seluruh kediaman?” tanya Xiuhuan dengan nafas memburu.“Sudah, Kak,” jawab Jianying. “Tidak ada jejaknya.”Xiuhuan menggenggam erat ujung lengan bajunya. Sejak tadi, firasat buruk terus menghantam dadanya.“Sudah ku bilang, adik sepupu tidak ada kemari,” ucap Liu Changhai yang santai melihat kedua saudaranya itu mengobrak-abrik istananya.“Memang apa lagi yang lakukan pada adik sepupuku?”Tidak ada jawaban.“Kita bahas itu nanti saja, yang penting kita harus tahu kemana adik pergi,” ucap Jianying.Liu Changhai mengalah.“Kalau begitu, kita
Read more