"Kau!" 'Apa sampah ini mengingatnya?' batin Lien Hua itu takut. 'Ah tidak, mereka tahunya aku hilang ingatan. Baiklah mari kita biarkan dia bersenang-senang dahulu' batin Xinxin. Ia merasakan seseorang memeluknya dari samping. 'Orang ini Li Jianying, orang yang selalu ada bagi pemilik tubuh ini dan itu ibu selir yang merawat pemilik tubuh dari kecil,' batin Xinxin melihat ke samping kanannya. "Putri pertama apa kau mengingat kejadian di danau?" selidik Li Xiuhuan, Putra Mahkota Kerajaan Wei. "Sepertinya aku belum mengingatnya dengan jelas," ucapnya tatapan mata dingin. Bohong... ia mengingatnya dengan jelas, tapi saat ini ia memilih untuk bermain. "Ck... menyusahkan!" 'Sampah tetaplah sampah,' batin Lien Hua. Lien Hua yang melihat kakaknya sedikit perhatian pada Lian Wei segera mencari perhatiannya. "Kakak, lihat," ucapnya manja menunjukkan wajahnya merah karena tamparan Lian Wei. "Siapa yang memukul mu?" panik Xiuhuan "Kakak jangan salahkan Kak Lian ini salahk
Last Updated : 2026-04-02 Read more