Mobil sewaan William berwarna hitam berhenti perlahan tepat di depan sebuah gerbang kayu bergaya rustic dengan tulisan elegan, Amaroo Retreat And Spa. Dari arah Alison Street yang sepi, hanya suara dedaunan pinus yang berbisik diterpa angin. William turun lebih dulu, lalu membukakan pintu untuk Amelia. Dia tersenyum lembut, menggenggam tangan istrinya.“Welcome to our honeymoon hideaway,” ujar William, menatap istrinya dengan penuh cinta.Amelia menghela napas pelan, kagum oleh suasana sekitarnya. Kabut tipis menggantung di antara pepohonan, dan aroma kayu basah serta pinus menyeruak lembut di udara. Hutan seakan-akan menyambut kedatangan mereka berdua.“Mmm … tempat ini sunyi senyap. Tenang banget, ya,” gumam Amelia, menggigit bibir bawahnya, seolah masih tak percaya tempat ini nyata.Mereka lalu berjalan ke arah resepsionis, yang langsung disambut oleh staf ramah bernama Sarah yang mengenakan seragam linen putih sederhana.“Selamat datang, Mr. and Mrs. Danielson. Kami sudah siapkan
Read more