"Anak baru yang mulai masalah duluan," celetuk Shinta memberanikan diri. Semua orang kini beralih menatapnya. Tamara membulatkan matanya, berusaha mengancam hanya lewat tatapan tapi sepertinya Shinta enggan menolehnya. "Benar Pak," Puspa ikut bersuara, "dia yang naruh bungkus makanan dan minuman sisa di meja Maurice," tambahnya. "Pas Maurice nanya, dia tiba-tiba nampar Maurice sampe dua kali," ujar Airin mulai berani seperti yang lain, "dia bilang karena wajah Maurice cantik makanya pantes dapet tamparan," tambahnya. Lucas menoleh marah ke arah Tamara, bibirnya sampai bergetar hebat karena merasa melakukan pembelaan yang sia-sia. Namun jika ia tak menolong Tamara, keluarga Subroto pasti memenjarakannya dan itu akan menjadi masalah baru untuk Freya. Lucas tak ingin gadisnya terbebani. "Mas ipar, mereka melebih-lebihkan," rengek Tamara mulai bersandiwara. Ia mengeluarkan air mata buayanya. Nyonya Nilam yang mendengar panggilan Tamara pada Lucas mengerutkan keningnya bi
Read more