Elliete mematut diri di depan cermin. Perpaduan blouse putih, blazer krem, dan celana high loose hitam sebenarnya sangat modis, namun stocking jaring di baliknya membuat Elliete merasa agak asing. Seleranya di dunia lama hanya seputar kaos dan jeans. Untungnya, meski payah soal fashion, tangannya masih mahir memulas riasan tipis—bedak, lipbalm peach, dan garis eyeliner yang mempertegas mata almond-nya. Setelah menyesap matcha buatan sendiri, ia berangkat. Dari hasil investigasi semalam, ia menemukan fakta unik: namanya tetap Elliete, hanya marganya yang berubah menjadi Green. Beruntung, pemilik tubuh ini cukup rapi menyimpan kata sandi laptop dan ponselnya. Kota Evergreen, ibukota Negara Asteria. Namanya terdengar puitis, hasil revolusi dari sebuah kerajaan lama. Namun, saat menginjakkan kaki di kereta bawah tanah, ekspektasi "estetik" Elliete hancur. Kereta itu sama sesaknya dengan dunia asalnya. "Seenggaknya kasih latar yang lebih estetik dikit dong, Author," gumamnya di te
Last Updated : 2026-04-04 Read more