Hembusan angin siang membawa aroma dedaunan dan tanah yang basah. Vael dan Fiora segera bergegas menuju arah jatuhnya drone itu, mengabaikan rumput tinggi yang bergesekan di kaki mereka, saat keduanya melewati jalur kecil di antara pepohonan. Beberapa menit kemudian, langkah Vael akhirnya berhenti. “Di sana," ucapnya, dan Fiora pun mengikuti arah pandangnya. Di atas hamparan rumput hijau, beberapa serpihan logam kecil tampak berserakan. Ada pecahan baling-baling kecil, kabel tipis, dan potongan rangka hitam. Namun bagian utamanya masih utuh. Dan anak panah Vael masih menancap tepat di bagian tengah badan drone. Fiora sedikit membungkuk dengan ekspresi takjub. “Tembakan kamu ternyata benar-benar mengenainya…” Vael tidak menjawab. Ia berlutut, lalu mengambil benda itu. Tangannya membalik drone tersebut perlahan, memeriksa tiap sisi dengan teliti. Dan tatapan heterochromia itu pun memicing. “Aneh." Fiora langsung menoleh. “Apanya yang aneh?” “Sepertinya ini buka
続きを読む