MasukDi masa depan, dunia tak lagi butuh cinta. Dunia butuh keturunan, untuk menghindarkan manusia dari kepunahan. *** Fiora diutus untuk mengandung anak dari seorang pria misterius yang ada di sebuah pulau tersembunyi. Sebagai salah satu dari segelintir wanita yang selamat pasca tragedi virus mematikan yang membuat sebagian besar wanita seluruh di dunia tewas, Fiora dituntut oleh untuk melahirkan bayi sebanyak mungkin agar manusia tidak punah. Namun betapa terkejutnya Fiora saat ia baru saja tiba di Pulau tersebut... ... dan ternyata bukan hanya untuk melayani hasrat satu orang pria, melainkan lima! Dan bukan cuma sangat tampan dan kuat, namun mereka juga berbahaya serta memiliki kekuatan di luar batas manusia biasa. Vael, yang bisa mengendalikan ingatan, sekaligus pemimpinnya. Riven, si pembaca pikiran. Darius, yang super kuat. Elyon, memiliki kemampuan penyembuh. Dan Zephyr, si pengendali angin. ***
Lihat lebih banyakRiven menghembuskan napas panjang. Tatapan birunya beralih kepada Fiora, lalu kepada Zephyr yang masih berdiri tegak dengan tablet di tangannya. "Kalau begitu..." gumannya pelan. "Mari kita mulai." Jantung Fiora langsung berdetak lebih cepat. Meskipun sejak awal ia tahu hari ini akan tiba, kenyataannya tetap saja akan selalu terasa berbeda. Tanpa sadar, kini telapak tangannya pun saling menggenggam. Melihat sikap Fiora, Riven pun melangkah mendekati gadis itu. "Boleh aku menggandeng tanganmu?" tanyanya lembut. Selama beberapa saat, Fiora menatap wajah pria itu, lalu perlahan ia pun mulai mengangguk. "Iya..." Sementara itu, Darius menatap keduanya dengan manik merah menyala yang berkilat kesal. "Aku tidak suka ini..." ucapnya tajam. "Aku tahu ini adalah prosedur, tapi tetap saja..." Tatapannya lalu beralih kepada Fiora yang terdiam sambil menggigit bibirnya. "...aku tidak suka," lanjut Darius lagi. Lalu tiba-tiba pria itu merasakan bahunya ditepuk pelan o
Beberapa menit kemudian... Pintu baja otomatis di dalam unit itu kembali bergeser dengan suara mendesis pelan. Fiora melangkah masuk lebih dulu, diikuti oleh Zephyr yang berjalan densgn tenang beberapa langkah di belakangnya. Begitu melihat sosok pria bersurai perak itu memasuki unit mereka, Riven yang sedang membaca pun sontak mengangkat kepalanya. Elyon pun juga menghentikan aktivitasnya merapikan kotak obat, sementara Darius yang sedang duduk di sofa perlahan berdiri. Tatapan merahnya langsung berubah tajam. "...Apa yang dia lakukan di sini?" Suasana yang semula tenang segera berubah menjadi tegang. Zephyr berhenti beberapa langkah dari pintu, lalu menatap ketiga pria itu. "Aku mendapat penugasan baru." Darius mendengus. "Aku tidak bertanya tentang tugas, aku bertanya kenapa kau masuk ke dalam unit kami!" Zephyr menatapnya datar. "Mulai hari ini, aku ditugaskan menjadi pengawal pribadi Priority Alpha." Serta-merta, tatapan ketiga pria itu pun mengarah kepada Fiora dalam
"Mulai hari ini... Anda sendiri yang ditunjuk menjadi pengawal pribadi untuk Priority Alpha." Mendengar informasi itu, tatapan Fiora pun seketika berpindah kepada Zephyr, lalu kembali pada petugas itu. "...Pengawal pribadi?" tanya gadis itu bingung. Petugas itu mengangguk. "Benar. Direktorat memutuskan bahwa selama Subjek Fiora masih berada di Sector X, maka keselamatannya pun menjadi prioritas utama." Ia berhenti sejenak sebelum melanjutkan. "Dan karena Kapten Zephyr merupakan pemimpin dari Divisi Shadow... maka beliau ditunjuk sebagai pengawal pribadi Priority Alpha." Selepas perkataannya, ruangan itu pun mendadak sunyi. Fiora mengerjap pelan beberapa kali. "Lalu... apa maksudnya pengawal pribadi?" Petugas itu kembali menjawab dengan nada formal. "Kapten Zephyr akan bertanggung jawab atas keamanan Anda selama dua puluh empat jam penuh," jawabnya cepat. "Beliau akan mendampingi setiap perpindahan lokasi, mengawasi setiap prosedur medis, memastikan kondisi kesehat
Lokasi: Blok Isolasi Khusus Untuk pertama kalinya setelah berminggu-minggu dirantai di ruang interogasi, kedua tangan Vael kini telah terbebas... meskipun ia masih tetap saja dikurung. Perlahan pria itu mengangkat pergelangan tangannya... menatap jejak rantai hitam yang masih tampak membekas jelas di kulitnya. Sebuah representasi ilusi untuk kebebasan yang ia dapatkan saat ini. Ruangan tempatnya dikurung berbentuk kubus dari baja hitam, sama sekali tidak memiliki jendela dan tidak ada ranjang. Hanya ada sebuah meja kecil, kursi dari logam, dan lampu putih yang tak pernah padam. Vael pun duduk tenang dengan kedua mata yang terpejam dan pikiran yang fokus. Lalu beberapa detik kemudian, ia mencoba untuk menggunakan kekuatan yang ia miliki.Namun sayangnya... tidak terjadi apa-apa.Pria itu kemudian membuka mata, dan melirik gelang logam tipis yang melingkari pergelangan kaki kirinya. "...Masih dipasang."Benda itu tampak sederhana, namun justru benda itulah yang telah mengunci
Lalu perlahan, tangannya pun terangkat dan menyentuh lengan Fiora. Hangat. Seketika itulah yang Fiora rasakan. Rasa hangat yang lembut dan menenangkan, seperti rasa sakit itu ditarik keluar sedikit demi sedikit Ia masih belum terbiasa dengan kekuatan aneh mereka, tapi tak pelak bersyukur juga
Riven masih tersenyum, seolah apa yang ia katakan hanyalah hal biasa. Namun Fiora tidak bisa langsung merespons, karena pikirannya mendadak menjadi kacau. Pulau ini… para pria itu… kemampuan mereka… Semua terasa terlalu tidak masuk akal. Tanpa sadar, Fiora menggenggam lebih erat batang bunga
"Bunga itu, namanya apa?" tiba-tiba Fiora bertanya dengan kepala yang sedikit ditelengkan melihat beberapa kelompok bunga kecil warna oranye terang. Ia belum pernah melihatnya. Di penampungan, tak banyak aneka bunga yang bisa dilihat. Tempat itu hanya memiliki taman yang dilapisi rumput hijau d
Sejujurnya, Fiora sedikit kecewa ketika Vael menyebut nama Darius, untuk menjadi pemberi benih pertama di antara mereka. Bukan berarti Fiora memilih Riven juga, hanya saja... entahlah... Dalam hati kecilnya, Fiora berharap jika Vael saja yang akan menjadi pemberi benih untuknya... Gadis itu






Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.
Ulasan-ulasanLebih banyak