LOGINDi masa depan, dunia tak lagi butuh cinta. Dunia butuh keturunan, untuk menghindarkan manusia dari kepunahan. *** Fiora diutus untuk mengandung anak dari seorang pria misterius yang ada di sebuah pulau tersembunyi. Sebagai salah satu dari segelintir wanita yang selamat pasca tragedi virus mematikan yang membuat sebagian besar wanita seluruh di dunia tewas, Fiora dituntut oleh untuk melahirkan bayi sebanyak mungkin agar manusia tidak punah. Namun betapa terkejutnya Fiora saat ia baru saja tiba di Pulau tersebut... ... dan ternyata bukan hanya untuk melayani hasrat satu orang pria, melainkan lima! Dan bukan cuma sangat tampan dan kuat, namun mereka juga berbahaya serta memiliki kekuatan di luar batas manusia biasa. Vael, yang bisa mengendalikan ingatan, sekaligus pemimpinnya. Riven, si pembaca pikiran. Darius, yang super kuat. Elyon, memiliki kemampuan penyembuh. Dan Zephyr, si pengendali angin. ***
View More"Halo, Zephyr," Vael pun tiba-tiba membuka suara, yang sama dinginnya dengan seringai di wajahnya. "...Kamu tampak baik. Menjadi pengkhianat rupanya membuat hidupmu jauh lebih nyaman, ya?" Zephyr pun terdiam. Tatapan hijaunya masih tertuju pada Vael, sementara jemarinya yang tadi mengepal kini perlahan mengendur. "Pengkhianat?" Satu kata itu keluar pelan dari bibirnya, mengulang perkataan saudara kembarnya itu. Vael mengangkat sebelah alisnya. "Jangan berpura-pura polos." "Aku tidak mengerti apa yang sedang kamu bicarakan," lugas Zephyr. Senyum di wajah Vael tidak menghilang, namun terlihat semakin samar. "Dulu kamu tidak seperti ini." Zephyr pun mengerutkan keningnya. "Jangan bersikap seolah kamu mengetahui segalanya." "Yah... Setidaknya aku tahu ke mana kakiku dibawa." Tatapan heterochromia Vael kemudian beralih sekilas ke sekeliling terminal. Kepada para penjaga, pada senjata yang diarahkan kepadanya, pada pintu baja raksasa yang menunggu di ujung ruangan. Lal
Zephyr berdiri sendirian di dalam sebuah lift kapsul berlapis baja. Dinding transparan di sekelilingnya memperlihatkan poros lift yang diterangi garis-garis cahaya biru. Begitu pintu tertutup rapat, Zephyr menekan salah satu tombol pada panel kendali. Dan angka pada layar pun berubah. Tidak lagi menunjukkan lantai, melainkan tingkat kedalaman lift kapsul itu yang turun ke dalam tanah. -50 meter. -100 meter. -150 meter. Lift itu terus meluncur turun dengan kecepatan yang membuat tubuh Zephyr sedikit terdorong ke belakang. -327 meter, angka pada lift pun berhenti. Terdengar bunyi desis panjang ketika kapsul itu mulai mengurangi kecepatannya. Lalu beberapa detik kemudian terdengar suara dentingan pelan, seiring dengan pintu kapsul yang terbuka. Zephyr pun melangkah keluar. Di hadapannya terbentang sebuah fasilitas yang sama sekali berbeda dari bagian Sector X yang selama ini ia kenal. Sebuah Terminal Transit Subjek Khusus membentang luas di bawah tanah. Langit-langitnya men
Keesokan paginya, cahaya matahari menembus kisi-kisi jendela aula tempat sarapan, namun sayangnya tidak mampu menghangatkan suasana yang tegang. Fiora duduk di meja yang sama bersama Riven, Darius, dan Elyon. Sepanjang mereka duduk, bisik-bisik terus mengalir dari meja ke meja, lebih keras dan lebih gelisah dibanding kemarin. "Dengar-dengar, kedatangan mereka sudah dijadwalkan pagi ini juga." "Benar-benar tiga subjek sekaligus... ini tidak pernah terjadi sebelumnya." "Aku dengar satu di antaranya mampu melumpuhkan satu tim penjaga sendirian, tanpa senjata." "Yang lain dikatakan bisa mengendalikan pikiran. Siapa pun yang menatap matanya terlalu lama bisa berubah menjadi bonekanya." "Dan yang ketiga... katanya bahkan tidak terlihat seperti manusia biasa. Seperti sesuatu yang telah diubah terlalu jauh." Suara-suara itu terdengar samar di telinga Fiora. Ia lalu menunduk, tangannya yang memegang sendok tidak bergerak. "Sudah kuduga suasananya akan seperti ini," guman R
Keesokan harinya, suasana di Sector X terasa berbeda. Sejak pagi, lorong-lorong yang biasanya dipenuhi suara langkah para penjaga dan dengungan mesin terdengar jauh lebih ramai. Bisik-bisik mulai menyebar dari satu kelompok ke kelompok lainnya. "Benar mereka akan datang?" "Aku dengar begitu." "Tiga subjek sekaligus?" "Katanya juga bukan subjek biasa." Seorang teknisi yang sedang membawa beberapa perangkat medis bahkan menghentikan langkahnya ketika dua penjaga lewat di belakangnya. "Aku dengar salah satunya memiliki tingkat ancaman di atas seluruh subjek yang pernah dikirim ke sini." "Jangan bicara sembarangan." "Aku tidak mengarang. Informasinya berasal dari ruang kontrol." Teknisi itu lalu menurunkan suaranya. "Ketiganya akan dipindahkan dari fasilitas utama." Temannya menelan ludah. "Siapa mereka?" Teknisi itu menggeleng. "Identitas mereka dirahasiakan. Tapi aku hanya mendengar satu hal." "Apa?" Pria itu melirik ke kanan dan kiri sebelum berbisik, "Mere
Riven masih tersenyum, seolah apa yang ia katakan hanyalah hal biasa. Namun Fiora tidak bisa langsung merespons, karena pikirannya mendadak menjadi kacau. Pulau ini… para pria itu… kemampuan mereka… Semua terasa terlalu tidak masuk akal. Tanpa sadar, Fiora menggenggam lebih erat batang bunga
"Bunga itu, namanya apa?" tiba-tiba Fiora bertanya dengan kepala yang sedikit ditelengkan melihat beberapa kelompok bunga kecil warna oranye terang. Ia belum pernah melihatnya. Di penampungan, tak banyak aneka bunga yang bisa dilihat. Tempat itu hanya memiliki taman yang dilapisi rumput hijau d
Sejujurnya, Fiora sedikit kecewa ketika Vael menyebut nama Darius, untuk menjadi pemberi benih pertama di antara mereka. Bukan berarti Fiora memilih Riven juga, hanya saja... entahlah... Dalam hati kecilnya, Fiora berharap jika Vael saja yang akan menjadi pemberi benih untuknya... Gadis itu
Fiora pun terhenyak. Ia tak bisa berkutik, kala kedua tangannya dicengkram oleh dua pria yang berbeda. Bagaimana ini?! "Lepaskan dia, Riven. Aku serius," kembali Darius berucap. Bola mata merahnya yang aneh itu tampak menyala-nyala liar bagaikan kobaran api besar. "Kalau aku tidak mau?" t






Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.
reviewsMore