"Kamu masih mengingat istrimu, Serena?" tanya Serina yang ingin mendengar respon suaminya. "Sudah menjadi kenangan indah, kenapa bahas itu?" tanya balik Vincen menatap istrinya, dia tidak ingin menganggap Serina adalah Serena lagi. "Waktu itu kamu bilang, aku adalah Serena. Betul?" tanya Serina, Vincen mengusap rambut istrinya lembut. "Jangan bahas itu ya, aku tidak ingin menyakiti kamu." Serina tersenyum menatap suaminya misterius. "Tidak menyakiti aku sama sekali, hubby." Deg "Kamu?" Mata Vincen menatap Serina terkejut, apakah Vincen salah mendengar? Tolong, dia ingin melupakan Serena dan memulai hidup baru bersama istrinya sekarang. "Aku sudah mengingat semuanya," lirih Serina. Tadinya ia tidak akan memberitahukan kepada Vincen tapi setelah melihat ketulusan Vincen padanya, akhirnya ia memberitahunya. "Aku tidak mengerti sayang," lirih Vincen. "Kecurigaan kamu benar Mas, aku Serena. Entah kapan…" Belum selesai Serina berbicara, Vincen langsung memeluk istrinya, dia takut
Last Updated : 2026-05-21 Read more