LOGINSerina Kim, seorang gadis cantik yang sangat suka dengan pakaian seksi baru lulus sekolah dan akan menjadi aktris terkenal harus pupus tertikam oleh hatersnya. Padahal Serina baru debut dan ia bertransmigrasi ke dalam tubuh seorang wanita egois yang sudah mempunyai suami dan lebih parahnya ia bertransmigrasi saat sedang melahirkan anak. Serena Casanova, seorang istri yang tidak dianggap dan diperlakukan dingin oleh suami dan keluarga suaminya karena sifatnya yang egois dan semena-mena. Serina bertekad merubah kehidupannya dan membuat suaminya bertekuk lutut kepadanya. Lalu bagaimana Serina akan menggoda Vincenzo Casanova yang tak lain adalah suaminya?
View MoreSERINA baru keluar dari ruangan dengan senyuman merekah, ia berhasil lolos dan akan menjadi aktris. "Kak Tania, aku lolos!" seru Serina bahagia memeluk manajernya yang sudah dirinya anggap sebagai Kakak sendiri.
"Selamat ya Ser, Kakak bilang apa kamu pasti diterima. Apalagi body kamu yang kayak gitar spanyol ditambah bakat kamu yang jago akting turunan ibu kamu," ucap Tania ikut bahagia. Ya, dulu ibunya juga seorang aktris sedangkan ayahnya chef di cafe milik ibunya. Meskipun ayahnya tidak terlalu terkenal, tapi masakannya sangatlah enak menurut Serina dan ibunya. Tapi sayang dua bulan yang lalu keduanya sudah pergi meninggalkannya karena kecelakaan, dan hanya dirinyalah yang selamat dari kecelakaan itu. "Aku masih tidak menyangka kak," ujar Serina tak henti-hentinya. "Iya-iya yang lagi bahagia, ngomong-ngomong kamu ga ada niatan buat lanjut kuliah?" tanya Tania. "Ga tahu kak." "Lanjut aja, sayang tahu kalo ga dilanjut. Apalagi kamu kan pintar dapet juara satu terus." Serina memang baru lulus sekolah, ia langsung mendaftar menjadi aktris karena ingin mengikuti jejak ibunya. "Gimana nanti aja kak." Serina tersenyum misterius, Keduanya berjalan keluar sambil mengobrol, tapi ternyata di depan pintu banyak wartawan. Serina sudah berhasil melewati para wartawan, saat ia ingin menaiki mobil ada pisau melayang ke arahnya dan mengenai punggungnya. Darah mulai bercucuran, Serina merasa pusing kehabisan darah dan pada akhirnya ia ambruk. Banyak teriakan histeris melihat kejadiannya dan banyak pula yang memvideokan. "Serina/Nona Serina!" seru manajer dan bodyguardnya, di sisa kesadarannya Serina melihat seseorang yang memakai topeng yang hanya menutupi matanya, menyeringai ke arahnya. Serina terbatuk mengeluarkan darah, Kenapa aku harus mati seperti ini? Bahkan aku belum menjadi aktris terkenal, semua ini tidak adil! Semoga saja di surga nanti aku bisa menjadi aktris terkenal. Ibu, ayah, Serina senang bisa berkumpul kembali dengan kalian lagi- pikir Serina tersenyum, setelahnya mata cantik itu menutup. Serina seorang aktris yang baru lolos di nyatakan koma di umurnya yang ke 19 tahun karena haters yang tidak menyukainya. ******* Di tempat yang berbeda, seorang wanita sedang mengejan. "Gue- hosh udah nggak kuat." "Ayo Nyonya sebentar lagi bayinya akan keluar, ikuti instruksi saya nyonya." Titah dokter, berusaha menguatkan pasiennya. Satu... Dua... Tiga... "Sekarang!" Aaarrrrrgggggggggg "Sebentar lagi nyonya." Wanita itu sudah tidak kuat, tapi ia hanya diam saja. Meskipun tidak kuat ia harus mempertahankan bayinya, buah cinta dirinya dan suaminya yang selama ini ia kagumi. matanya sudah kabur bahkan semuanya terasa berputar, akhirnya ia menutup mata. Waktu tiba-tiba berhenti, membuat orang-orang terdiam seperti patung. Ya, wanita itu meninggal dunia tanpa disadari orang-orang. Tak lama mata cantik itu kembali terbuka lagi dan melihat sekelilingnya dengan linglung dan akhirnya Waktu kembali berputar. "Aku dimana?" tanya wanita itu lagi pelan. "Bukannya aku tertusuk pisau, lalu kenapa aku berada di tempat mewah seperti ini." Wanita itu yang tak lain adalah Serina termenung, sampai perutnya terasa mules dan seruan seorang dokter menyadarkannya. "Nyonya Serena, satu kali lagi mengejan dan bayinya akan keluar!" seru dokter, Serina meraba perutnya yang menonjol. Gila! Ini benar-benar gila, bagaimana mungkin? "Arggghhhh! pe-perutku sakit," lirih Serena meringis seakan tubuhnya terbelah dua. Satu... Dua... Tiga... Serina mengikuti instruksi dokter, ia pun mengejan. Aaaaaarrrrrrrrrggggggggggggggggg!! Ooeee Ooeee Oeee "Selamat nyonya Serena, bayi anda berjenis kelamin laki-laki." Dokter itu berucap dengan penuh rasa bahagia, berbeda dengan Serina yang sedang mengatur nafasnya yang ngos-ngosan. Serina menatap ke atas dengan pandangan kosong termenung memikirkan sesuatu, tak lama ia tak sadarkan diri karena syok. Bersambung... Halooo, aku baru buat cerita baru dan lagi belajar berkarya di apk iniiii!! Bantu support dan tinggalkan jejaknya yaa, terima kasih semuanya🙏Agatha yang sedang bercanda tawa dengan seorang pria yang dulu pernah ia tolak dan sekarang menjadi sahabat karibnya terkejut, saat tangannya di tarik pelan oleh seseorang. Melihat siapa yang menarik, wajah yang tadinya ingin marah pun tidak jadi, ia melongo. "Pak buta, ngapain kamu di sini?" Ngegas Agatha berdiri, tubuhnya tersentak saat Marcel merengkuh pinggangnya untuk lebih dekat kepada Marcel. "Bisa kamu menjauh dari Agatha?" ujar Marcel dingin, menatap pria yang tadi bercanda tawa dengan Agatha. Agatha yang sudah tersadar kembali memberontak, tapi bukannya terlepas pelukan Marcel malah semakin mengerat di pinggangnya. "Pak, Lepas! Kamu apa-apaan sih," bisik Agatha. Pria yang bersama Agatha menatap keduanya santai, ide jahil terlintas di pikirannya. "Oh, memangnya kenapa kalo saya dekat dengan Agatha, memangnya siapa kamu?" tanya pria itu, namanya Galang.
Agatha Evanora, sosok gadis yang tangguh, pejuang keras, blak-blakan, humoris. Harus berubah menjadi gadis pendiam karena kematian sahabatnya yang sudah ia anggap keluarga sendiri, bahkan Agatha pernah melakukan bunuh diri lantaran tidak sanggup kehilangan keluarga satu-satunya yang ia miliki. Rasanya Agatha ingin ikut dengan sahabat dan keluarganya yang sudah tiada, kadang ia bingung harus melakukan apa, kesepian adalah hal yang paling Agatha benci. Sekarang Agatha sedang berada di Paris bersama mantan bos buta dirinya, keduanya berada di sini gara-gara permainan konyol dari keluarga Casanova yang memberikan liburan gratis kepada pemenang dansa dan ia menjadi salah satu pemenang dansa itu karena tidak sengaja terjatuh. "Kenapa kamu resign dari kantor saya?" tanya Marcellio Neiland, dia sengaja menyetujui liburan ini karena ingin berbicara empat mata dengan Agatha yang menjauhinya tanpa sebab. "Buka
Delapan bulan kemudian… "Awss… Mas, perutku sakit banget, kayaknya aku mau melahirkan!" seru Serina histeris. Vincen yang baru mandi langsung menggendong istrinya tanpa berganti pakaian terlebih dahulu. "Vincen, kenapa dengan Serina?" tanya Zander. "Serina mau melahirkan, Dad, aku duluan. Nanti kalian nyusul." Vincen berlari sambil menggendong Serina menuju parkiran, saat sudah sampai parkiran Vincen mencari kunci mobil di saku jas, tapi dia lupa baru selesai mandi dan hanya memakai bathrobe saja. "Sial, kuncinya di dalam lagi," umpat Vincen. Merasa kasihan melihat Serina yang kesakitan. "Huh! Sa-sakit, mas." "Sabar sayang..." Vincen melihat mobil yang baru datang, tanpa berucap apapun Vincen masuk ke dalam mobil itu. “Woy, cepat ke rumah sakit!” seru Vincen tanpa melihat siapa yang menyetir. "Kamu nyuruh saya?" Vincen yang mengenali suaranya melihat siapa? Dan wajahnya berubah datar, ternyata Piel si makhluk menyebalkan. “Cepat, ke rumah sakit sekarang,” titah Vin
Sudah beberapa hari Keduanya menghabiskan waktu bersama di Bali dan sekarang keduanya pulang karena anaknya merindukan orang tuanya. Serina dan Vincen sudah sampai di mansion Casanova, kedatangan keduanya disambut hangat oleh mereka. "OMMY, DADDY!" seru Arce dan Aurel berlari menghampiri orang tuanya, dengan sigap Vincen dan Serina menggendongnya. "Kenapa talian lama? Ulel nunggu lamaaaa anget, tapi Ommy dan Daddy ndak ulang-ulang," ucap Aurel cemberut. Vincen mengusap-usap rambut anaknya sayang. “Maaf ya Princess, kita lagi buat adik buat kalian,” bisik Vincen. "Mas!" seru Serina mencubir pinggang suaminya. Arce yang memang mendengar karena berada di gendongan Serina pun menatap Daddy-nya heran. "Telus sekalang adiknya mana?" tanya Arce polos. "Masih launching Abang," jawab Vincen santai tanpa melihat Serina yang kesal kepada suaminya. "Ulel ndak mau unya adik, nanti talian ndak cayang agi cama Ulel." Aurel menyilangkan tangannya di dada dengan wajah menatap orang tuanya cembe






Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.
reviewsMore