Serena berada di dalam taksi, soal yang ia bilang hanya Abigail dan Elsie yang dirinya percayai memang benar karena ia belum mempercayai suaminya. Kecuali jika nanti Vincen sudah bertekuk lutut padanya, maka ia akan mempertimbangkannya. Serena melihat ke kaca samping, keningnya berkerut heran melihat jalanan yang ia rasa tidak asing di pandangannya dan sepertinya ia pernah ke sini sebelumnya. "Pak maaf, boleh saya bertanya?" tanya Serena kepada Pak supir. "Tentu nona," jawab supir. "Ini kota mana?" Tadinya Serena sedikit bingung dengan bahasa yang setiap hari ia gunakan di sini, sedikit familliar. Meskipun supir itu menatapnya aneh, ia tidak peduli. "Indonesia, nona." Deg Jantung Serena berdegup kencang, ia tidak salah dengarkan. Dunia yang ia kira aneh berada di Indonesia, tempat yang dulu dirinya pernah kunjungi sekali. Tapi apa mungkin, Indonesia ini adalah Indonesia yang sama dengan tempat ia berlibur dulu. Dulu ia tidak mengerti dengan bahasanya, itulah mengapa ia berpik
Last Updated : 2026-04-11 Read more