Pakaian seragam sekolahnya yang bersih kini tampak kotor terkena debu. Kedua tangan kecilnya yang terikat memeluk lutut, menyembunyikan wajah ketakutan.“Mario—?” bisik Eveline, suaranya tercekat di tenggorokan.Diusapnya foto bocah malang itu.Dada Eveline berdenyut sangat nyeri melihat pemandangan ini.Kemarahan yang sempat ia tekan kini kembali bergolak, siap meledak. Sarah benar-benar sudah tidak memiliki urat kemanusiaan.Bagaimana bisa wanita itu memperlakukan darah dagingnya sendiri seperti binatang buruan demi uang?Tanpa membuang waktu lagi, Eveline menyimpan ponselnya dan berlari kecil menghampiri mobil sedan hitam yang terparkir tidak jauh dari halte sekolah. Benar dugaannya, begitu ia mendekat, kaca mobil diturunkan dan Ryan terlihat di balik kemudi.Pria itu tampak siaga, ekspresi wajahnya berubah serius saat melihat kondisi Eveline yang pucat pasi.“Nona Eveline, ada apa?” tanya Ryan cekatan, gegas ia keluar dari mobil“Ke kantor Rex sekarang, Ryan,” pinta Eveline dengan
Last Updated : 2026-06-15 Read more