Malam itu, Jeffry memiliki acara jamuan bisnis. Sekitar pukul lima sore, dia keluar dari kantor bersama Elora, sambil memegang kunci mobil Maybach di tangannya.“Tunda rapat malam ini setengah jam. Kita mulai setelah aku kembali,” perintahnya kepada Shelly.Shelly segera berdiri dan mengangguk. “Baik, Pak Jeffry.”“Kak Jeffry, kamu turun dulu. Aku ingin bilang beberapa hal sama Bu Shelly,” ujar Elora sambil menyerahkan tasnya kepada Jeffry dengan nada manja. “Nanti kita bertemu di depan gedung perusahaan, ya?”Jeffry melirik jam di pergelangan tangannya. “Apa pun yang ingin kamu katakan, bilang saja sekarang.”“Aduh, aku malu bilang di depanmu. Kamu turun saja dulu, memangnya aku bisa menindas Bu Shelly?” kata Elora sambil mendorong Jeffry masuk ke dalam lift.Meskipun alis Jeffry sedikit berkerut, ekspresi di wajahnya lebih menunjukkan rasa tidak berdaya. Sebelum pintu lift tertutup, dia sempat melirik Shelly.Tatapan penuh peringatan seolah mengingatkan Shelly agar tidak berbicara se
Baca selengkapnya