Harrison adalah tipikal anak konglomerat sejati, suka bersenang-senang dan keramaian.Konon, di hari pertama dia mengambil alih perusahaan, anggota Keluarga Wijaya sampai harus mengirim orang ke bar untuk menyeretnya langsung ke kantor Grup Vantara.Saat ini, botol-botol minuman di mejanya saja sudah bernilai puluhan miliar.Di antara para anak orang kaya, latar belakang keluarganya termasuk yang paling kuat dan juga satu-satunya yang benar-benar sudah mengambil alih perusahaan.Orang-orang yang duduk di sekelilingnya sibuk melayaninya, menyodorkan rokok, menyalakan api, menuangkan minuman, sambil terus memanggil, “Kak Harris … Kak Harris .…”Shelly berjalan mendekat, berhenti di depannya.“Pak Harrison.”“Kamu sudah datang.” Harrison mendorong wanita yang tadi berada di pelukannya, lalu menepuk tempat di sampingnya.“Duduk sini.”“Tidak usah, saya lebih nyaman berdiri. Kalau ada yang ingin Anda perintahkan, silakan.”Shelly menunduk sedikit.Hari ini dia tidak berdandan khusus, hanya
Read more