Malam telah larut, dan matahari sudah sepenuhnya hilang dari langit. Prosesi pemakaman Edward di Sektor Carasano telah selesai beberapa jam yang lalu, dan para pelayat pun satu per satu telah pulang. Namun, Tatiana masih saja duduk membeku di sofa ruang tamunya sendiri, menatap lurus ke arah lantai dengan pandangan kosong. Kaliel berdiri di sebelahnya dalam diam, mengamati setiap inci gurat kelelahan yang tercetak jelas di wajah wanitanya. Rasa khawatir yang membuncah membuatnya akhirnya bergerak. Ia mengulurkan tangan, mengusap dengan lembut rambut panjang Tatiana yang tergerai. "Mandilah, sayang. Seharian ini kau berada di luar rumah," ucap Kaliel lambat, ia terdengar hangat dan sabar.Tatiana mendongak, menatap sepasang mata Kaliel yang meneduhkan. Sudut bibirnya terangkat, memaksakan senyuman yang ta
Baca selengkapnya