Tatiana belum sempat menjawab pertanyaan menyelidik Kaliel ketika pintu kaca tempat pangkas rambut itu mendadak terbuka. Seorang pria paruh baya dengan sisir dan gunting yang masih digenggam, melangkah keluar."Ah, Tatiana! Senang melihatmu mampir," sapa pria itu dengan nada yang akrab dan ramah. Namun, kalimatnya langsung terputus saat pandangannya beralih ke samping Tatiana. Tatapan matanya berubah, meneliti sosok pria tinggi, tegap, dan begitu dominan yang sedang menggenggam erat tangan Tatiana. Ada riak kebingungan yang sangat jelas di wajahnya.Tatiana yang merasa situasi mulai menegangkan, buru-buru menarik senyum manis terbaiknya. "Halo, Mr. Adam. Kenalkan, ini... ini kekasihku yang baru saja pulang." Kaliel melepaskan tangannya dari saku jaket, lalu mengulurkannya ke depan dengan gerakan formal namun t
Zuletzt aktualisiert : 2026-06-05 Mehr lesen