“Pangeran Sima Ru, seseorang ingin menemuimu!”Suara dingin terdengar dari pintu masuk sel.Sima Ru mengangkat kepala. Sebaris cahaya matahari menyusup dari celah pintu, menerangi lantai penjara yang lembap. Sesaat kemudian, seorang lelaki tua berambut putih memasuki sel dengan langkah perlahan. Seorang bawahannya menopang tubuhnya dari samping, membantunya berjalan menuju jeruji tempat Sima Ru berada.Begitu melihat sosok yang datang, Sima Ru sempat tertegun. Namun, tak lama kemudian, senyum getir menghiasi wajahnya.“Guru... Ternyata Menteri yang dipilih Yang Mulia untuk mengawasiku adalah Guru sendiri.”Lelaki tua itu adalah guru Sima Ru, Menteri Negara Ouyang Wen.“Ru’er...” Ouyang Wen menatap murid kesayangannya dengan mata berkabut. “Tahukah kau? Yang Mulia telah menjatuhkan hukuman mati kepadamu. Sebenarnya, Lu Yunshan-lah yang mengajukan namamu sebagai tumbal di hadapan seluruh pejabat sipil dan militer kerajaan. Kalau begitu, siapa lagi yang lebih pantas membunuhmu selain aku
Read more