"Ke-kenapa kamu ngikutin aku???"Tanya Nareswari seperti biasa dengan emosinya. "A-aku udah jawab,"Sadewa kikuk, takut melakukan kesalahan. "Apa!!!""Ka-karena ingin memastikan kamu pulang dengan selamat,"Ungkap Sadewa jujur. 'Apakah dia akan percaya, oh, pasti tidak.'Nareswari melotot, alisnya tertaut menunjukkan perlawanan. 'Untuk apa Sadewa melakukan itu? Sejak kapan? Tunggu kapan terakhir aku di antar Nakula? Itu juga hanya satu kalinya, bagaimana, bagaimana!!!'"Argh,"Nareswari mendesah, matanya terkatup seperti tak ingin melihat apa yang ada dihadapannya, tangannya mengepal bergetar. "Nareswari!!!"Sadewa tidak berani mendekat, hanya memperhatikan dari jarak yang cukup tak jauh, hanya meja yang memisahkan mereka. "Kenapa kau begitu peduli padaku Sadewa, kau pasti disuruh Nakula, dan ... Dan itu tak masuk akal, untukku."Sadewa mulutnya sedikit terbuka, menelan ludah, matanya melihat Nareswari yang menggebu-gebu. Nareswari terdiam, dia lalu sadar baru saja mengungkap
Last Updated : 2026-04-23 Read more