“Sayang, apa yang terjadi?” Figo yang panik pun langsung menghampiri Sora.Bodoh!Kenapa tadi dia tidak menemani Sora di dalam toilet?Figo seketika menyesali sikapnya yang benar-benar bodoh.“Figo,” lirih Sora sembari meringis.Figo segera mengecek kondisi tubuh Sora, terutama bagian bawah. “Ada yang sakit? Luka? Sayang, astaga. Kenapa kamu jatuh? Kita ke rumah sakit sekarang!”Tanpa banyak berpikir, Figo langsung mengangkat Sora ke pangkuannya dan bergegas keluar dari toilet.“Figo,” ucap Sora, berusaha menenangkan pria itu. “Aku baik-baik saja, cuma perutku aja yang sakit.”“Itu namanya bukan baik-baik saja,” tegas Figo dengan wajah tegang, yang membuat Sora mengatupkan bibirnya.Figo menghampiri Shopie dan berkata, “Sayang, Papa dan Mama harus ke rumah sakit. Kamu tunggu di sini sama Mira dan Bik Minah, ya?”Shopie tampak kebingungan melihat kepanikan sang ayah. “Mama, baik-baik aja, ‘kan?”Sora hendak menjawab, tapi Figo sudah lebih dulu menyela, “Mama baik-baik saja, Sayang. Tap
Leer más