“Iya, kasihan. Cuma perkara roti saja sampai diblow up ke medsos.”“Ya, begitulah kalau pasangan sudah cerai. Pas nikahnya aja mesra ke mana-mana. Tapi begitu cerai, semua diumbar. Yang biasa-biasa aja pun jadi dibuat jelek.”“Benar sekali! Penting banget ya bahas roti!”Zevanya merasakan kegeramannya merayap di sekujur nadinya.“Helo, mami-mami sekalian. Tolong ya, bukan aku membahas hanya perkara roti saja. Tapi dia saja yang keterlaluan. Datang dan bilang mau lihat anak, padahal pas turun dari mobil anak-anak sudah samperin eh malah dicuekin. Memeluk anaknya sendiri saja nggak.”Dibalas seperti itu, semua mami di sana terdiam. Tapi hanya sejenak.Lima detik kemudian, setelah saling berpandangan, mereka tertawa.“Ya, ampun, mami Zara Zosia, kok dibicarain begini saja marah. Santai dong, mam. Jangan sensitif begini jadi orang.”“Iya, mam Zara Zosia. Masa Cuma dibicarain begini saja mau marah. Kita kan kalau bicaranya tenang itu bisa mencari solusi. Siapa tahu ketemu solusi atau setid
Baca selengkapnya