LOGINZevanya tak tahan lagi! Ketika suaminya kecelakaan dia malah menemukan bukti perselingkuhan Morgan. . Naasnya, Morgan mengalami kelumpuhan sehingga saat dia meminta cerai, malah Nyonya Soraya yang menjawab lantang dengan penuh amarah, "Cerai? Setelah putraku kau buat lumpuh kau minta cerai? Jangan harap!!" . Mampukah Zevanya melepaskan diri dari beban yang bukanlah tanggung jawabnya? . Di saat yang bersamaan, satu-satunya orang yang selalu memperhatikan anak-anaknya yang tak bersalah itu malah seseorang dari masa lalu yang begitu ingin dia hapus dari ingatannya tapi hatinya malah menyimpan erat semua kenangan mereka. . Haruskah Zevanya tetap menutup erat pintu hatinya bagi Jarreth yang mengejar kesempatan kedua darinya? Atau menu memberikan Jarreth kesempatan kedua? . 'Aku membawa rasa bersalah ini setiap detik dalam hidupku. Penyesalan ini kusimpan rapat-rapat dalam relung hatiku. Tapi sekarang, setelah aku menemukanmu lagi, aku ingin menebus semuanya. Beri aku kesempatan kedua, Ze. Aku sudah merasakan hidup tanpamu dan aku tidak ingin merasakan kehampaan itu lagi!"
View MoreMorgan tak bisa mengalihkan pandangannya dari video yang mana berisi aib Zevanya yang ia bongkar.Angka view terus bertambah dan sekarang sudah menjadi 5,5 juta. Ini luar biasa. Dalam semalam bertambah 500 ribu penonton.Habislah Zevanya sekarang!Setelah tertawa penuh kemenangan, Morgan meletakkan ponselnya.Ia melirik jam di dinding dan bersiap mandi. Dengan langkah yang susah payah, ia mandi dan setelah selesai Morgan keluar dan melihat ponselnya lagi.Ia menyadari ada yang aneh.Seharusnya Zevanya sudah melihat videonya ini. Itu berarti Zevanya seharusnya sudah menelponnya dan mengamuk padanya.Tapi kenapa sampai sekarang Zevanya tidak sekalipun menelponnya? Bahkan mengirimnya pesan pun tidak.Ah, pastilah karena dia sudah memblokir nomorku. Lalu sekarang hilang. Jadi dia tak bisa menghubungiku lagi sekalipun hanya sekadar untuk marah-marah.Hahahha!Morgan tertawa puas membayangkan Zevanya sedang menangis memeluk dirinya sendiri. Merasa menyesal bahwa dengan aib ini dia akan kesu
Zevanya tak pernah menyangka jika kata-kata yang keluar dari Jarreth akan menyalahkannya seperti ini.Sorot matanya pun menampilkan luka mendalam ketika ia mendengar Jarreth mempertanyakan kenapa tidak menjaga Baby Jerome untuknya.Ia adalah ibunya. Ia mengandung Jerome selama enam bulan. Lalu ia kehilangan bayinya sebelum waktu yang diperkirakan.Apakah ia tidak merasakan sakit yang menyayat? Dari antara semua orang, ia lah yang merasa paling kehilangan.Dan dia tak pernah menginginkan hal seperti itu terjadi.Lalu kalimat itu dengan begitu tega meluncur dari bibir Jarreth, pria yang selama ini telah menopangnya, menjadi tempatnya bersandar hingga ia tidak hancur diterpa hinaan dan fitnahan Morgan.Ini sunggguh mengecewakan.Rasa sakit yang menyayat pun tersorot dari pancaran matanya yang menelusup ke dalam tatapan mata Jarreth.Seketika pria itu menyadari ia telah mempersalahkan Zevanya.“Ma- maafkan aku, Ze. Bukan itu maksudku.”Jarreth terbata dan ikut merasa hancur saat menatap k
Zevanya ternganga. Sungguh tak pernah ia sangka pertanyaan ini akan keluar dari Jarreth tanpa dia memberitahukan Jarreth terlebih dahulu.Bagaimana bisa Jarreth mengetahui hal ini?“Da- darimana ka- kamu bisa berpikiran seperti itu?”Jarreth memandangi Zevanya dengan tatapan yang sangat dalam.“Beritahu aku, Ze. Aku perlu mengetahui ini!”“Kamu yang kasih tau aku dulu. Kenapa kamu bisa berpikiran seperti itu?”Jarreth tidak mau menjelaskan. Tapi dia ingin Zevanya jujur padanya lebih dulu. Karena itu dia menggunakan alasan mimpinya.“Aku bermimpi. Setiap tahun mimpi itu datang. Anak yang sama, tapi anehnya anak itu tumbuh setiap kali ia datang. Awalnya ia datang sebagai bayi, lalu bayi yang sudah merangkak, lalu berjalan. Sekarang, anak itu sudah sebesar Zara dan Zosia.”Zevanya lebih terperangah lagi. Apa mungkin kontak batin ayah anak bisa memberikan efek mimpi seperti itu?“Itu hanya bunga tidurmu, Jarreth! Jangan mengada-ngada,” tepis Zevanya sambil menatap ke arah lain, tidak mau m
Tepat saat itu, langkah Jarreth terhenti dan dia menoleh pada wanita muda yang saling berbisik-bisik itu.Tatapan tajamnya tertuju pada mereka. Menyadari Jarreth terlihat marah pada mereka, wantia itu pun diam dan mengarahkan langkah kaki mereka ke arah yang berlawanan dengan Jarreth.Helaan napasnya pun terdengar kesal dan geram.“Ada apa sebenarnya dengan orang-orang ini? Padahal mereka tidak mengenalmu!”Zevanya hanya bisa meredakan kekesalan Jarreth dengan mengelus lengannya.“Biarkan saja ...” ujarnya. Tapi kata-katanya tertindih suara Zara yang ikut geram.“Iya, Paman. Dari tadi di sekolah juga begitu. Seperti mami-mami parlente di sekolah itu! mereka juga mengatai mami berasal dari selokan kotor dan bau.”Zevanya terang saja terkejut. Dia berjengit lalu langsung menutup mulut Zara dengan tangannya.“Apa yang kamu katakan? Tidak ada yang seperti itu, Zara.”Tapi Jarreth sudah mendengar semuanya. “Kurang ajar sekali mereka. Dari selokan kotor dan bau? Berani sekali mereka mengata
Zevanya membuka pesan itu dengan hati bertanya-tanya dan ... berdebar.Kenapa Jarreth mengirim pesan malam begini?Jarreth: [Hai, Ze. Sudah tidur?]Hmm … pesan yang sepertinya mencari keakraban, pikir Zevanya.Dia pun membalas dengan cepat.Zevanya: [Belum. Tumben kirim pesan. Ada apa?]Jarreth : [T
Pada akhirnya, memandangi bibir Zevanya dalam waktu lama, membuat saraf-saraf di tubuh Jarreth pun memancarkan gelombang elektromagnet yang saling tarik menarik.Jarreth tanpa sadar pun mendekatkan wajah dan mereguk bibir itu seperti mencicipi kelezatan buah cherry yang bulat, ranum, dan manis.Jar
Morgan marah besar akibat kata-kata Zevanya itu. Tapi cukup aneh dia tidak membalasnya. Dia hanya memelototi Zevanya seakan tatapan mematikan itu akan mampu menghancurkan seluruh sel tubuh istrinya.Malam itu, saat Morgan tidur lelap seperti biasanya, Zevanya tidak bisa tidur. Dia sungguh-sungguh ta
Zevanya mematung.Genggaman tangannya di kursi roda Morgan semakin erat seiring suara itu semakin menguasi isi pikirannya.Suara itu semakin kuat berlomba dengan degup jantungnya yang semakin intens.Ketika dia hampir saja melakukan perintah gila yang ada di isi kepalanya itu, ponselnya tiba-tiba b


















Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.
reviews