Perjalanan menuju kamar terasa jauh bagi Siera. Tubuhnya masih berada dalam gendongan Dregory, dan setiap langkah ayahnya membuat dadanya semakin sesak. Ia tidak tahu harus bersikap bagaimana. Tangannya kaku, hanya menggenggam pelan kain pakaian ayahnya, sementara pandangannya terarah ke samping, menghindari wajah lelaki itu.Ia mencoba mengingat.Kapan terakhir kali ayahnya menggendongnya?Namun semakin ia mencari, semakin kosong ingatannya. Tidak ada. Tidak pernah ada. Sejak kecil, Dregory selalu sibuk. Selalu jauh. Bahkan ketika ia jatuh atau menangis, yang mengangkatnya adalah pengasuhnya, Lisbet, wanita yang dulu menjadi satu-satunya tempatnya berlindung.Bukan ayahnya.Tidak pernah ayahnya.Namun sekarang, ia berada begitu dekat dengannya. Terlalu dekat, sampai-sampai Siera bisa mencium aroma parfum Dregory dengan jelas. Wangi itu terasa familiar, seperti sesuatu yang pernah ia kenal sejak lama, namun anehnya,
Dernière mise à jour : 2026-04-17 Read More