Bianca menghela nafas panjang mengetahui ponselnya disita Papanya, ie menoleh ke arah sepupunya dengan tatapan memohon. "Alex..." panggil Bianca dengan suara yang begitu lembut, manis, namun penuh akan rayuan memohon. "Aku ini sepupumu, dan aku juga putri tunggal dari pemilik mansion ini. Tolong bantu aku sekali saja, ya.." pintanya. "Tapi Om Charles bisa marah besar kalau tahu aku membiarkan kamu berkomunikasi dengan—""Kalau begitu hubungi telepon Papa sekarang," potong Bianca cepat, menyunggingkan senyum anggun yang memikat. "Biarkan aku yang bicara sama Papa. Aku ingin mendengar alasannya secara langsung."Alex menghela nafas pasrah, ia tidak pernah bisa menang kalau Bianca sudah mengeluarkan mode merajuk yang anggun dan keras kepala.Pria itu merogoh ponsel pribadi dari saku celananya, menekan nomor kontak Charles, lalu menyambungkan dengan mode pengeras suara.[Ada apa, Alex? Apa Bianca sudah sada
더 보기