Bianca terbangun saat samar-samar mendengar deru suara mesin mobil mewah dan suara gerbang besi otomatis yang berderit nyaring di pelataran luar mansion perbukitan. Kelopak mata Bianca bergetar, lalu perlahan terbuka, matanya mengerjap panik, mengenali ritme klakson khas mobil Rolls-Royce milik Papanya yang baru saja tiba. "Damian..." cicit Bianca tergesa-gesa dengan nada suara panik, jemari tangannya menepuk-nepuk pelan dada bidang Damian yang masih tertidur di sampingnya. "Damian, bangun! Suamiku, cintaku, cepat bangun!" seru Bianca panik. Damian langsung membuka kedua matanya seketika, manik matanya menajam dalam sekejap tanpa rasa kantuk, menandakan tingkat kewaspadaannya yang selalu siaga. "Ada apa?" pangkas Damian kaku dan tenang, suaranya agak serak khas bangun tidur. "Papa dateng! Itu pasti suara mobil Papa!" rengek Bianca cemas, raut wajah can
더 보기