"Damian..." panggil Bianca dengan nada manja. "Lihat deh, matahari udah tinggi banget. Hari H yang diprediksi Dokter Edward itu hari ini lho, sayang..." Damian perlahan membuka kedua matanya. Manik mata hitam yang biasanya tajam kini meredup tenang, menatap wajah cantik istrinya. "Hmm," sahut Damian pendek dengan suara serak. "Kok cuma 'hmm' sih?" cicit Bianca geli. "Ayo dong bangun! Hari ini kan jadwal kita nunggu gelombang cinta si kecil. Perut aku udah bener-bener bulat banget kayak semangka jumbo nih!" Tangan besar Damian yang hangat mengelus perut istrinya yang sudah sangat membesar, mengusap permukaan perut itu dengan gerakan melingkar yang sangat lembut. "Masih belum terasa sakit?" pangkas Damian kaku, menatap perut buncit Bianca. "Belum... Tapi kata Dokter Edward, kalau hari ini belum ada kontraksi, kita harus makin sering pancing pakai induksi alami," goda Bia
Leer más