"Li .. Liana, eng maksudku Nona Liana," ucap Rhea dengan gugup. Liana tidak bereaksi hanya diam sambil menatapnya tajam seolah menembus ke tubuh Rhea. "Bukannya ini waktunya kalian untuk pemotretan?"Xander tersenyum sambil menganggukkan kepala. "Ya. Aku mau menuju ke sana.""Kalau begitu, antar Nona Rhea ke sana juga," ucap Liana, "jangan sampai dia kesasar atau salah masuk ruangan."Usai berkata seperti itu, Liana langsung memutar tubuhnya dan berlalu pergi. Sementara Xander hanya tersenyum cengengesan. Berbanding terbalik dengan Rhea yang wajahnya ditekuk sedemikian rupa. "Bagus juga mimikmu, tapi sepertinya pose seperti itu tidak cocok untuk baju Liana." Rhea melotot, menatap Xander semakin kesal. Tanpa basa basi, Xander langsung menarik tangan Rhea menjauh. "Buruan!!"Rhea ngedumel tak jelas mendapat perlakuan Xander, tapi pria itu tak mrmpedulikannya. Sebisa mungkin, ia akan melundungi Liana dari tangan-tangan jahat yang mengusikny
Read more